Tipe hemoglobin baru ditemukan ilmuwan dari Bonn

Kalbe.co.id – Ilmuwan dari Universitas Bonn telah menemukan sebuah tipe baru hemoglobin yang jarang. Hemoglobin mengangkut oksigen di dalam pembuluh darah. Ketika terikat pada oksigen, warnanya berubah. Tipe hemoglobin baru tampak secara optik memindahkan sedikit oksigen. Oleh karena itu, poengukuran kadar oksigen darah memberikan gambaran serupa pada pasien yang menderita kerusakan jantung bawaan. Stelah pengujian 2 pasien, ilmuwan saat ini memahami bahwa tipe hemoglobin baru mengubah kadar oksigen yang diukur. Para ilmuwan menamainya tipe hemoglobin Bonn. Mereka telah mempublikasikan penemuannya di dalam jurnal Clinical Chemistry 2008.

Hemoglobin memindahkan oksigen ke sel-sel tubuh dan mengambil karbondioksida saat kembali. Pada saat itu terjadi perubahan warna. Dengan peralatan pengukuran optik, dikenal sebagai pulse oximeter pulse, Anda dapat mengukur apakah tersedia cukup oksigen di dalam darah. Tidak adanya oksigen (anoksia) mengakibatkan kerusakan jantung bawaan.

Dr. Berndt Zur, seorang tim Profesor Birgit Stoffel-Wagner dari Institute of Clinical Chemistry and Pharmacology menguji hemoglobin seorang anak dan ayahnya. Dia akhirnya menyadari bahwa mereka berhadapan dengan pigmen darah tipe baru. Alat pulse oximeter diletakkan pada tangan seperti klip dan sinar-X mengeluarkan radiasi infra merah. Hemoglobin menyerap cahaya infra merah tanpa adanya oksigen. Semakin rendah kadar oksigen, semakin kurang cahaya yang menembus jari dan mencapai sensor oximeter. Namun Hemoglobin Bonn menyerap lebih banyak sinar infra merah dibandingkan hemoglobin normal jenuh oksigen, bahkan bila digabung dengan oksigen. Hal ini yang awalnya membuat tim tidak memahami mengapa pasien tidak memiliki masalah kesehatan.

Setiap manusia punya 2 ventrikel utama jantung. Satu memompa darah melalui arteri ke dalam paru, dimana hemoglobin mengeluarkan karbondioksida dan mengambil oksigen. Yang lain memompa darah yang jenuh dengan oksigen dari paru-paru ke seluruh sel dalam tubuh. Kedua ventrikel harus terpisah oleh dinding sehingga darah kaya oksigen tidak bercampur dengan darah mengandung karbondioksida. Tapi beberapa orang mempunyai lubang pada lapisan dindingnya. Dalam hal ini, alat pulse oximeter menunjukkan anoksia (tidak ada oksigen). Para dokter melihat hal ini sebagai tanda kerusakan jantung. Penyebab lain yang dikenal sebagai sindroma apnea. Dengan demikian, bila kita tahu Hemoglobin Bonn sebelumnya, kita sudah bisa membedakan kerusakan jantung dan sindroma apnea.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s