Manfaat levocarnitine pada pasien dialisis

ginjal-anatomi.jpgKalbe.co.id – Pemberian levocarnitine pada pasien-pasien dialisis ternyata dapat memberikan manfaat; pernyataan ini diberikan setelah suatu studi yang dilakukan oleh Universitas Minnesota di Minneapolis menunjukkan hasil bahwa pemberian levocarnitine setidaknya 1 bulan sekali dapat menurunkan lama perawatan di rumah sakit dari rata-rata 15 hari menjadi 10 hari. Carnitine adalah asam amino yang disintesa tubuh dari lysine dan methionine. Carnitine ini bertanggung jawab untuk transport asam lemak rantai panjang ke dalam sel sel mitokondria dan berperan dalam metabolisme energi tubuh, selain itu tak kalah pentingnya dalam mengangkut zat zat toksik seperti detergent-like acyl group dari sel. Peranannya memiliki dampak dalam menghasilkan energi dari pembakaran lemak, terutama pada otot (termasuk otot jantung) dan juga mencegah perlemakan pada sekeliling organ vital. Carnitine alami ditemukan dalam daging merah, sedangkan carnitine sintetik (L-Carnitine / levocarnitine) dikembangkan melalui teknologi sintesis bakteri. Kadar carnitine pada pasien hemodialisis sering rendah karena ikut terbuang pada saat proses hemodialisis. Berbagai studi yang ada sebelumnya menunjukkan bahwa levocarnitine berpengaruh dalam menjaga stabilitas eritrosit sehingga angka survival eritrosit dapat ditingkatkan sehingga semakin meningkatkan terapi EPO dan memperbaiki profil hematologi pasien-pasien PGK. Studi restropektif yang telah dipublikasikan pada American Journal of Kidney Disease 2007 ini dikepalai oleh dokter Eric D.Weinhandl mengumpulkan data terhadap 220.000 pasien dialisis dari tahun 1998-2003. Dari pasien-pasien tersebut didapatkan 3-7 % dari mereka menerima levocarnitine sedikitnya selama sebulan untuk satu tahun, pasien-pasien ini memiliki usia lebih tua, dengan komorbiditas yang lebih berat dan memerlukan terapi EPO dengan dosis yang lebih tinggi. Ternyata pasien yang mendapat sedikitnya 1 gram levocarnitine setiap sesinya untuk 10 atau lebih sesi dialisis selama dirawat di rumah sakit dapat mengurangi hari perawatan hingga 10,8 % dan pada tahun berikutnya dapat mengurangi hari perawatan di rumah sakit hingga 21,7 %. Weindhandl mengatakan bahwa defisiensi levocarnitine sering dialami pasien-pasien hemodialisis tetapi belum mendapat perhatian dengan baik, walaupun sebenarnya terapi levocarnitine telah tersedia bagi pasien-pasien dialisis untuk hampir satu dekade. Profesor Simin Goral dari Division of Nephrology, Vanderbilt University Medical Center, Nashville, Tenesse juga mengatakan bahwa pada pasien pasien gagal ginjal tahap akhir kadar carnitine ototnya berkurang, pemberian supplemen levocarnitine akan memberikan keuntungan di dalam mengurangi kram dan kelemahan otot, mengurangi hipotensi intradialisa, meningkatkan cardiac output, mencegah defisit otot dan meningkatkan kapasitas latihan pada pasien pasien yang menjalani hemodialisis. Selain itu dikatakan bahwa suplemen levocarnitine dapat memperbaiki gangguan metabolisme lipid yang sering terganggu pada pasien PGK.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s