Gel platelet mempercepat penyembuhan luka

wound-healing.jpgKalbe.co.id – Menurut suatu studi pendahuluan, aplikasi topikal gel yang dibuat dari platelet darah pasien sendiri dapat membantu penyembuhan luka kulit akut menjadi lebih cepat dan lebih lengkap. Dibandingkan dengan terapi konvensional pada individu sehat yang sama, luka yang diterapi gel tersebut selama 42 hari dapat mempercepat penutupan luka, seperti yang dilaporkan dalam Archives of Facial Plastic Surgery Mei/Juni 2007

Menurut David B, M.D dari University of Minesota, dkk., pada hari ke-17, gel platelet otolog topikal meningkatkan penutupan luka sebesar 20%. Alat inovatif untuk memproses darah otolog menjadi plasma yang kaya platelet konsentrat kemudian menjadi gel platelet otologus saat ini sudah tersedia. Saat ini, gel tersebut digunakan dalam pembedahan untuk meningkatkan penyembuhan luka, walaupun aplikasi kliniknya masih kontroversial.

Untuk meneliti apakah gel tersebut dapat mempercepat penyembuhan luka akut pada individu sehat, dilakukan suatu studi pendahuluan prospektif buta tunggal dengan membuat luka full-thickness sepanjang 4 mm pada kedua paha 8 sukarelawan. Luka pada salah satu paha diberi gel platelet secara topikal, sedangkan luka pada paha lainnya diberi salep antibiotika dan/atau dressing semioklusif sebagai kontrol.

Penyembuhan dimonitor dengan penilaian klinis dan fotografi digital selama 6 bulan. Setelah 35 hari, dilakukan analisis spesimen biopsi kulit untuk menilai perbedaan gambaran histologi meliputi seluleritas, pembentukan granulasi, vaskularitas, epitelisasi dan replikasi seluler.

Setelah periode 42 hari, luka yang diterapi gel mengalami peningkatan penutupan luka secara bermakna dibandingkan dengan kontrol (p=0,02). Pada hari ke-17, persentase penutupan luka rata-rata 81,1% pada luka yang diterapi gel platelet vs 57,2% pada luka kontrol. Penutupan luka pada luka yang diterapi gel platelet secara bermakna lebih cepat dibanding dengan luka kontrol (p=0,001).

Pemeriksaan biopsi menunjukkan bahwa gambaran histologik kulit sama antara luka yang diterapi dengan gel platelet dan kontrol. Lebih lanjut, mereka menambahkan bahwa uji in vitro terapi gel suplemental menunjukkan peningkatan proliferasi sel endotel.

Kemungkinan mekanisme peningkatan penyembuhan luka tersebut adalah peningkatan pembentukan jaringan granulasi dan epitelisasi. Kemungkinan mekanisme yang lain adalah kontraksi luka sehingga penutupan luka lebih cepat.

Jika terdapat defisiensi faktor pertumbuhan atau luka kronik disfungsional, penambahan gel platelet otolog dapat dipertimbangkan sebagai tambahan terapi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s