MENKES RI mengijinkan dokter praktek tanpa melalui masa bakti

Kalbe.co.id – Peraturan Menteri Kesehatan no. 512/MENKES/PER/IV/2007 yang dikeluarkan tanggal 20 April 2007, tidak mensyaratkan lagi adanya Surat Selesai Masa Bakti / SK Penempatan untuk mengajukan ijin praktik (lihat pasal 2). Hal ini berbeda dengan PERMENKES sebelumnya no. 1419/MENKES/PER/X/2005 tentang Penyelenggaraan Praktik Dokter dan Dokter Gigi yang dinyatakan tidak berlaku lagi. Sayangnya berita yang revolusioner ini, ditanggapi dingin oleh beberapa dokter yang belum memiliki SIP maupun yang sedang menjalani masa bakti. “Kita lihat saja nanti apakah pemahaman kita dengan DEPKES mengenai ‘masa bakti’ adalah sama, lanjut para dokter tersebut.

Berikut kutipan dari Bab II PERMENKES no. 512/MENKES/PER/IV/2007 .

BAB II

IZIN PRAKTIK

Pasal 2

  1. Setiap dokter dan dokter gigi yang akan melakukan praktik kedokteran wajib memiliki SIP.
  2. Untuk memperoleh SIP, dokter dan dokter gigi yang bersangkutan harus mengajukan permohonan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota tempat praktik kedokteran dilaksanakan dengan melampirkan
    a. fotokopi surat tanda registrasi dokter atau surat tanda registrasi dokter gigi yang diterbitkan dan dilegalisir asli oleh Konsil Kedokteran Indonesia, yang masih berlaku.
    b. surat pernyataan mempunyai tempat praktik, atau surat keterangan dari sarana pelayanan kesehatan sebagai tempat praktiknya;
    c. surat rekomendasi dari organisasi profesi, sesuai tempat praktik;
    d. pas foto berwarna ukuran 4 X 6 sebanyak 3 (tiga) lembar dan 3 x 4 sebanyak 2 (dua) lembar;
  3. Dalam pengajuan permohonan SIP sebagaimana dimaksud pada ayat (2) harus dinyatakan secara tegas permintaan SIP untuk tempat praktik Pertama, Kedua atau Ketiga.
  4. Untuk memperoleh SIP kedua dan ketiga pada jam kerja, dokter dan dokter gigi yang bekerja di sarana pelayanan kesehatan pemerintah dan sarana pelayanan kesehatan yang ditunjuk oleh pemerintah harus melampirkan surat izin dari pimpinan instansi/sarana pelayanan kesehatan dimana dokter dan dokter gigi dimaksud bekerja.
  5. Bentuk permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) seperti contoh sebagaimana tercantum dalam Formulir I Peraturan ini.

Download versi asli KEPMENKES dalam bentuk PDF sebesar 769 KB.

Download formulir permohonan SIP dalam bentuk PDF sebesar 83 KB

5 thoughts on “MENKES RI mengijinkan dokter praktek tanpa melalui masa bakti

  1. Kasian propinsi yang gak punya FKšŸ˜¦ Tapi seharusnya pemda setempat yang kekurangan dokter proaktif, misalnya memberikan beasiswa pendidikan dokter bagi penduduk daerah tersebut atau menciptakan suasana yang kondusif untuk para dokter agar betah bekerja di wilayahnya.

  2. memang sih adanya kabar ini sangat menggembirakan buat para dokter. Uda sekolahnya lama, harus ujian kompetensi lagi (yang kalo ga lulus pastinya kita ga bisa dpt SIP ato malah secara halus bisa dianggap ga layak jadi dokter), uda gitu harus nunggu selesai PTT baru boleh buka praktik sendiri. kadang saya berfikir kalo hal ini bagus juga, itung-itung mengurangi pengangguran, kan jumlah pencari kerja terutama dari kalangan dokter baru bisa berkurang. belum lagi nanti bisa mempekerjakan karyawan di praktekan kita. tapi yang aneh kabupaten Kediri, tempat saya tinggal tetap ngotot ga mau ngasi SIP praktik pribadi sebelum masa PTT selesai. padahal diwilayah kerja kota kediri uda bisa tuh.. cape deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s