Kesehatan Reproduksi Remaja
Oleh : dr. Sri Rejeki
PUSKESMAS KEMBIRITAN KECAMATAN GENTENG
PENGERTIAN
Kesehatan reproduksi menurut WHO adalah suatu keadaan fisik, mental dan sosial yang utuh, bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi serta prosesnya. Atau Suatu keadaan dimana manusia dapat menikmati kehidupan seksualnya serta mampu menjalankan fungsi dan proses reproduksinya secara sehat dan aman.
TUMBUH KEMBANG REMAJA.
Masa remaja dibedakan dalam :
- Masa remaja awal, 10 – 13 tahun.
- Masa remaja tengah, 14 – 16 tahun.
- Masa remaja akhir, 17 – 19 tahun.
Pertumbuhan fisik pada remaja perempuan :
- Mulai menstruasi.
- Payudara dan pantat membesar.
- Indung telur membesar.
- Kulit dan rambut berminyak dan tumbuh jerawat.
- Vagina mengeluarkan cairan.
- Mulai tumbuh bulu di ketiak dan sekitar vagina.
- Tubuh bertambah tinggi.
Perubahan fisik yang terjadi pada remaja laki-laki :
- Terjadi perubahan suara mejadi besar dan mantap.
- Tumbuh bulu disekitar ketiak dan alat kelamin.
- Tumbuh kumis.
- Mengalami mimpi basah.
- Tumbuh jakun.
- Pundak dan dada bertambah besar dan bidang.
- Penis dan buah zakar membesar.
Perubahan psikis juga terjadi baik pada remaja perempuan maupun remaja laki-laki, mengalami perubahan emosi, pikiran, perasaan, lingkungan pergaulan dan tanggung jawab, yaitu :
- Remaja lebih senang berkumpul diluar rumah dengan kelompoknya.
- Remaja lebih sering membantah atau melanggar aturan orang tua.
- Remaja ingin menonjolkan diri atau bahkan menutup diri.
- Remaja kurang mempertimbangkan maupun menjadi sangat tergantung pada kelompoknya.
Hal tersebut diatas menyebabkan remaja menjadi lebih mudah terpengaruh oleh hal-hal yang negatif dari lingkungan barunya.
MENSTRUASI ATAU HAID.
Bila menstruasi baru mulai periodenya mungkin tidak teratur dan dapat terjadi sebulan dua kali menstruasi kemudian beberapa bulan tidak menstruasi lagi. Hal ini memakan waktu kira-kira 3 tahun sampai menstruasi mempunyai pola yang teratur dan akan berjalan terus secara teratur sampai usia 50 tahun. Bila seorang wanita berhenti menstruasi disebut menopause. Siklus menstruasi meliputi :
- Indung telur mengeluarkan telur (ovulasi) kurang lebih 14 hari sebelum menstruasi yang akan datang.
- Telur berada dalam saluran telur, selaput lendir rahim menebal.
- Telur berada dalam rahim, selaput lendir rahim menebal dan siap menerima hasil pembuahan.
- Bila tidak ada pembuahan, selaput rahim akan lepas dari dinding rahim dan terjadi perdarahan. Telur akan keluar dari rahim bersama darah.
Panjang siklus menstruasi berbeda-beda setiap perempuan. Ada yang 26 hari, 28 hari, 30 hari, atau bahkan ada yang 40 hari. Lama menstruasi pada umumnya 5 hari, namun kadang-kadang ada yang lebih cepat 2 hari atau bahkan sampai 5 hari. Jumlah seluruh darah yang dikeluarkan biasanya antara 30 – 80 ml. Selama masa haid, yang perlu diperhatikan adalah kebersihan daerah kewanitaan dengan mengganti pembalut sesering mungkin.
MIMPI BASAH, BAGAIMANA BISA TERJADI ?
Ketika seseorang laki-laki memasuki masa pubertas, terjadi pematangan sperma didalam testis. Sperma yang telah diproduksi ini akan dikeluarkan melalui Vas Deferens kemudian berada dalam cairang mani yang diproduksi oleh kelenjar prostat. Air mani yang telah mengandung sperma ini akan keluar yang disebut ejakulasi. Ejakulasi yang tanpa rangsangan yang nyata disebut mimpi basah. Masturbasi adalah memberikan rangsangan pada penis dengan gerakan tangan sendiri sehingga timbul ereksi yang disusul dengan ejakulasi, atau disebut juga onani.
KEHAMILAN.
Merupakan akibat utama dari hubungan seksual. Kehamilan dapat terjadi bila dalam berhubungan seksual terjadi pertemuan antara sel telur (ovum) dengan sel sperma. Proses kehamilan dapat diilustrasikan sebagai berikut :
- Sel telur yang keluar dari indung telur pada saat ovulasi akan masuk kedalam sel telur.
- Sperma yang tumpah didalam saluran vagina waktu senggama akan bergerak masuk kedalam rahim dan selanjutnya ke saluran telur.
- Di saluran telur ini, sperma akan bertemu dengan sel telur dan langsung membuahi.
Tanda-tanda kehamilan :
- Sering mual-mual, muntah dan pusing pada saat bangun tidur (morning sickness) atau sepanjang hari.
- Mengantuk, lemas, letih dan lesu.
- Amenorhea (tidak mengalami haid).
- Nafsu makan menurun, namun pada saat tertentu menghendaki makanan tertentu (nyidam).
- Dibuktikan melalui tes laboratorium yaitu HCG Test dan USG.
- Perubahan fisik seperti payudara membesar dan sering mengeras, daerah sekitar Aerola Mammae (sekitar puting) membesar.
![]()
![]()
Kehamilan dibawah usia 20 tahun Organ reproduksi belum sempurna sehingga pada saat persalinan akan mengalami kesulitan.
Belum siap mental sebagai ibu.
Bila tidak diinginkan akan
Dilakukan abortus : suatu kejadian keluarnya hasil kehamilan sebelum janin dapat hidup diluar kandungan.
![]()
Abortus Spontan (tidak disengaja)
Provokatus (disengaja)
PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (PENYAKIT KELAMIN).
Adalah infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual. Akan beresiko tinggi apabila dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Baik laki-laki maupun perempuan bisa beresiko tertular penyakit kelamin. Perempuan beresiko lebih besar tertular karena bentuk alat reproduksinya lebih rentan terhadap PMS. Sayangnya, 50% dari perempuan yang tertular PMS tidak tahu bahwa ia sudah tertular. PMS tidak dapat dicegah hanya dengan :
- Membersihkan alat kelamin setelah berhubungan seksual.
- Minum jamu tradisional.
- Minum obat antibiotik sebelum dan sesudah berhubungan seksual.
PMS yang umum terdapat di Indonesia adalah :
- Gonorrea.
- Clamidia.
- Sifilis.
- Herpes genital.
- Trikonomiasis.
- Ulkul mole (chancroid).
- Kutil kelamin.
- HIV-AIDS.
GONORREA (GO)
Kuman penyebabnya : Neisseria gonnorrhoeae.
Masa inkubasi atau penyebaran kuman : 2 – 10 hari setelah hubungan seks.
Tanda-tanda : nyeri pada saat kencing, merah, bengkak dan bernanah pada alat kelamin.
Komplikasi yang timbul : infeksi radang panggunl, mandul, menimbulkan kebutaan pada bayi yang dilahirkan.
Pemeriksaan : pewarnaan gram dan biakan agar.
SIFILIS (RAJA SINGA)
Kuman penyebab : Trepanema palidum.
Masa inkubasi : tanpa gejala berlangsung 3 – 13 minggu, lalu timbul benjolan sekitar alat kelamin, disertai pusing, nyeri tulang, akan hilang sementara. 6 – 12 minggu setelah hubungan seks muncul bercak merah pada tubuh yang dapat hilang sendiri tanpa disadari. 5 – 10 tahun penyakit ini akan menyerang susunan syaraf otak, pembuluh darah dan jantung.
Komplikasi pada wanita hamil : dapat melahirkan dengan kecacatan fisik seperti kerusakan kulit, limpa, hati dan keterbelakangan mental.
Pemeriksaan : tes laboratorium untuk mendeteksi RPR (Rapid Plasma Reagent) dan TPHA (Trepanema Palidum Hemagglutination Assay).
TRIKONOMIASIS
Disebabkan oleh protozoa Trichomonas vaginalis.
Gejala-gejala yang mungkin ditimbulkan antara lain : Keluar cairan vagina encer berwarna kuning kehijauan, berbusa dan berbau busuk; Sekitar kemaluan bengkak, kemerahan, gatal dan terasa tidak nyaman.
Komplikasi yang bisa terjadi : lecet sekitar kemaluan, bayi lahir prematur, memudahkan penularan infeksi HIV.
Tes laboratorium untuk mendeteksi sediaan basah KOH.
ULKUS MOLE (Chancroid)
Disebabkan oleh bakteri Hemophilus ducreyi.
Gejala-gejala yang mungkin ditimbulkan antara lain : Luka lebih dari diameter 2 cm, cekung, pinggirnya tidak teratur, keluar nanah dan rasa nyeri; Biasanya hanya pada salah satu sisi alat kelamin. Sering (50%) disertai pembengkakan kelenjar getah bening di lipat paha berwarna kemerahan (bubo) yang bila pecah akan bernanah dan nyeri.
Komplikasi yang mungkin terjadi : kematian janin pada ibu hamil yang tertular, memudahkan penularan infeksi HIV.
Tes laboratorium untuk mendeteksinya dengan pewarnaag Gram dan Biakan agar selama seminggu.
KLAMIDIA
Disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Infeksi ini biasanya kronis, karena sebanyak 70% perempuan pada awalnya tidak merasakan gejala apapun sehingga tidak memeriksakan diri.
Gejala yang ditimbulkan : Cairan vagina encer berwarna putih kekuningan; Nyeri di rongga panggul; Perdarahan setelah hubungan seksual.
Komplikasi yang mungkin terjadi : Biasanya menyertai gonore; Penyakit radang panggul; Kemandulan akibat perlekatan pada saluran falopian; Infeksi mata pada bayi baru lahir; Memudahkan penularan infeksi HIV.
Tes laboratorium yang dilakukan untuk mendeteksi adalah Elisa, Rapid Test dan Giemsa.
KUTIL KELAMIN
Disebabkan oleh Human Papiloma Virus.
Gejala yang ditimbulkan : tonjolan kulit seperti kutil besar disekitar alat kelamin (seperti jengger ayam).
Komplikasi yang mungkin terjadi : kutil dapat membesar seperti tumor; bisa berubah menjadi kanker mulut rahim; meningkatkan resiko tertular HIV-AIDS.
Tidak perlu mendeteksi laboratorium karena langsung dapat terlihat oleh mata biasa.
HIV-AIDS
HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah sejenis virus yang menyebabkan AIDS. Virus ini menyerang sel darah putih manusia yang merupakan bagian paling penting dalam system kekebalan tubuh.
AIDS atau Acquired Immuno Deficiency Syndrome adalah kumpulan gejala-gejala akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh.
Seseorang yang terinfeksi HIV secara fisik tidak ada bedanya dengan orang yang tidak terinfeksi. Hampir tidak ada gejala yang muncul pada awal terinfeksi HIV. Tetapi ketika berkembang menjadi AIDS, maka orang tersebut perlahan-lahan akan kehilangan kekebalan tubuhnya sehingga mudah terserang penyakit dan tubuh akan melemah.
Obat-obatan yang ada pada saat ini, belum mampu untuk menjanjikan suatu kesembuhan yang pasti.
Tes HIV (ELISA dua kali) perlu disertai konseling sebelum dan sesudah tes dilakukan.
Setiap orang beresiko tertular HIV-AIDS, baik tua maupun muda, kaya atau miskin, heteroseksual maupun homoseksual, terkenal maupun tidak terkenal. Resiko tertular HIV tidak berkaitan dengan siapa kita, tetapi apa yang kita lakukan.
HIV dapat ditularkan dengan cara :
- Hubungan seksual tanpa pelindung dengan Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA).
- Menggunakan benda tajam yang terkontaminasi oleh virus HIV, misalnya jarum suntik pada pengguna dan pecandu narkoba, alat pembuat tatto dan alat tindik.
- Mendapatkan transfusi darah yang mengandung virus HIV.
- Dari ibu ODHA kepada bayi yang dikandung dan disusuinya.
HIV tidak dapat ditularkan kepada orang lain melalui :
- Bersalaman atau berpelukan.
- Makanan dari piring yang pernah digunakan ODHA.
- Batuk atau bersin ODHA.
- Gigitan nyamuk.
- Berenang ditempat berenang yang sama dengan ODHA.
- Mengunjungi ODHA dirumah atau dirumah sakit.
ASPEK KESEHATAN YANG PERLU DIPERHATIKAN OLEH REMAJA PUTRI.
ANEMIA.
Anemia terjadi karena kurangnya zat besi dan asam folat dalam tubuh. Penderita anemia berpotensi melahirkan bayi dengan berat badan yang rendah serta kematian pada proses persalinan.
Tanda-tanda anemia :
- Mudah lelah, mengantuk.
- Pusing, muka pucat.
- Tidak bersemangat.
Mengapa perempuan lebih rentan anemia dibandingkan laki-laki?
Kebutuhan zat besi perempuan 3 kali lipat lebih banyak dibandingkan laki-laki. Perempuan setiap bulan mengalami haid, jadi perlu zat besi untuk mengembalikan kondisi tubuhnya. Demikian pula pada saat hamil, butuh zat besi untuk kebutuhan perkembangan janin.
Apa yang perlu dilakukan agar terhindar dari anemia?
- Mengkonsumsi makanan bergizi.
- Mengkonsumsi tablet penambah darah.
TANDA-TANDA ANEMIA
1. LETIH
2.
|
LESU
3. LELAH
4. LEMAS
5. LALAI
Loading...
artikel anda bagus dan menarik, artikel anda:
http://www.infogue.com/
http://seksologi.infogue.com/kesehatan_reproduksi_remaja
anda bisa promosikan artikel anda di infoGue.com yang akan berguna untuk semua pembaca. Telah tersedia plugin/ widget vote & kirim berita yang ter-integrasi dengan sekali instalasi mudah bagi pengguna. Salam!
infoGue - 14 May 2008 at 08:57
artikel nya lumayan lengkap.ini yang saya cari.oke..
tata - 20 May 2008 at 03:32
terimakasih atas apresiasinya. ini adalah artikel buatan istri saya kok. saya hanya mempublikasikannya saja.
drhandri - 20 May 2008 at 07:21
Penyakitnya serem-serem…hiiiiiiiiii………….
indra1082 - 31 May 2008 at 00:57
bagus
hadi - 7 June 2008 at 07:54
bkn comment sie, cm nyambung pertanyaan temen yang baru aja menikah
apa klo berhubungan saat haid bs tertular ? coz lagi indah2nya jadi pengennya berduaan terus. makasih
zhie - 23 July 2008 at 13:26
oke bro masuk nih artikelnya boleh gak aku pake bwt seminar… minta iji ya….
saxti - 29 October 2008 at 03:34
mohon bantuan bahan untuk skripsi saya yyg kespro remaja
anitatursia - 21 November 2008 at 16:02
usia saya 19 th. saya menderita benjolan di samping padara kata dokter itu tumor jinak,pernah dioperasi tapi 1 th kemudian tumbuh lagi tapi kali ini tidak dioperasi. benjolan tetap kecil dan tidak terasa sakit.beberapa kali berobat alternatif tapi tidak perubahan. yang saya tanyakan
1 apakah lama kelamaan bisa jadi kanker ganas dan
mematikan?
2 terkadang terasa sedut-sedut tapi sangatlah
jarang apa itu tanda-tanda tumor berkembang?
3 dan jika melakukan hubungan sexsual akan bernahaya.makasih atas perhatiaanya.
fanda - 15 December 2008 at 04:45
Bagus neh…
Law ad artikel baru kmrm k’ email aq ya..
Chi_keu@yahoo.co.id
Keu - 8 January 2009 at 08:49
good artcle
fortico - 10 January 2009 at 15:39
dear dr
dokter trims, artikelnya bermanfaat lho… sekalian mau tanya, sekarang ini ada produk pembalut baru impor yang so called bisa menghilangkan penyakit2 di organ reproduksi wanita karena produk itu ada yang mengandung herbal-lah, ion-lah dsb, dsb. Harga pembalut tersebut cukup jauh di atas harga pembalut yang ada di pasaran dan distributornya menjelaskan bahwa salah satu penyebab penyakit pada reproduksi wanita karena penggunaan pembalut yang tidak steril. Dijelaskan pula bahwa sebagian besar pembalut di pasaran terbuat dari bahan berbahaya seperti dioxin, zat pemutih dll. Yang menjadi pertanyaan saya adalah : bukankah organ V itu sudah memiliki cara bertahan alami dari serangan bakteri dll, apakah pemakaian pembalut yang mengandung zat2 tertentu tidak mengganggu kestabilan pertahanan alami organ V itu? Bukankah kita kaum wanita juga tidak di anjurkan untuk memakai zat pembersih organ V secara berlebihan ?
Bagaimana tingkat efektivitas penggunaan pembalut ’special’ itu untuk mengobati penyakit & keluhan pada organ reproduksi wanita?
Demikian pertanyaan saya, thank you doc atas jawabannya.
noor - 28 January 2009 at 14:14
artikelnya lengkap buat ngumpulin tugas
habibah - 4 February 2009 at 10:23
Aku remaja berumur hampir 17 tahun. Aku telah melakukan masturbasi sejak berusia 13 tahun. Saat itu aku tidak tahu apa-apa tentang masturbasi. Yang ku tahu hanyalah bahwa saat terjadi ejakulasi, rasanya sangat nikmat.
Saat aku berumur 15 tahun, ada yang mengatakan kalau masturbasi itu haram menurut agama islam dan dosa yang melakukannya sangat besar.
Sejak saat itu, ku coba utk berhenti total. Tapi, hingga saat ini, aku hanya bisa menahan diri utk tidak masturbasi selama 3 hari (sekali aku pernah tahan sampai 10 hari), setelah itu masturbasi kembali ku lakukan, menyesal, berhenti sebentar, masturbasi lagu, begitulah seterusnya.
Aku khawatir hal itu akan mempengaruhi kesehatan reproduksiku kelak. Tak hanya itu, aku merasa pertumbuhanku terhenti sejak 3 tahun lalu.
Saya Minta petunjuk dan penjelasannya dokter tentang pengaruh masturbasi terhadap kesehatan reproduksi dan adakah hubungan antara masturbasi dan tinggi badan.
(Jika tidak keberatan, anda bisa mengirimkannya ke email saya).
Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak.
NN - 22 March 2009 at 09:54
NN yth, (sebegitu rahasiakah identitas anda?)
selama ini, belum ada penelitian yang bisa membuktikan masturbasi berpengaruh terhadap pertumbuhan seseorang. usia anda 17 tahun, mau tumbuh seberapa besar lagi? hehehe
drhandri - 22 March 2009 at 11:46
Saya pernah mendengar bahwa jika seseorang yang pernah melakukan ‘french kiss’ atau cipokan, maka kita bisa mengetahuinya hanya dengan melihat bibirnya. Terus, wanita yang sudah tidak perawan lagi juga bisa kita lihat dari bentuk tubuhnya pada bagian tertentu. Pertanyaan saya, jika hal di atas itu benar, bisakah anda jelaskan bagian-bagian tubuh manakah itu supaya saya bisa tahu bahwa seseorang sudah tidak perawan lagi atau sudah pernah cipokan. Terimasih dok…
Manda - 23 March 2009 at 23:07
info yg disampaikn sangat bermanfaat bt para wanita..remaja tentunya..yg untuk saat ini sering kali lose control..tp mmg sma itu perlu adanya konseling yang tidak hanya dari luar tp jg dlm keluarga..yg musti extra hati2 dg anak gadisnya..
tina - 8 April 2009 at 01:58
TS YTH,
artikelnya saya copy paste boleh ya, buat penyuluhan di Puskesmas..
BTK
nita - 20 April 2009 at 07:51
thanks ya doc artikel ini sangat2 membantu bagi saya dalam mengetahui tentang remaja sebagai bahan untuk memberikan penjelasan kepada anak-anak remaja yang belum banyak mengetahui tentang keremajaannya semoga apa yang doc tulis ini dapat pahala disisi Tuhan YME dan saya doakan semoga doc selalu sehat sehingga dapat lagi membeikan ilmunya bagi kami yang membacanya
wassalam
Tn Grgt
Rusdi - 13 June 2009 at 09:16
Artikel ny sngt menambh wa2san…Dok sy mw tany,kalo kt menstruasi 2 bulan sekali,it gmana dok?Ap ad yg salah?
Rina - 14 June 2009 at 12:29
dear dok,
ku mau tanya kenapa aku kalau menstruasi selalu telat dan disaat haid tersa sakit pada perut?
tolong beritahu saya!
rieka - 15 June 2009 at 07:50
makasii…artikelnya z kopi bwt bahan KTI,,,,
………….Thankyou…………..
meyitra - 19 June 2009 at 15:04
artikelnya keren banget aku suka banget,,, cuma klo ditambahin dikit kayaknya lebih keren dech,,, supaya kita lebih ngerti dampaknya and gak ngakuin kayak gitu…..
rara - 20 June 2009 at 03:58
tengs sudah posting artikel na coz untuk wawasan remaja sangat di butuhkan apalagi jaman sekarang goookil abesss
dalm sgalahal anak muda
frend - 26 June 2009 at 06:00
bagus artikelnya.. baru saya buka site nya tapi udah ada bayangan gmn sebenarnya reproduksi di usia remaja.
yuli - 26 June 2009 at 06:03
makacihh ya,,!!! artikelnya sangat membantu saya menyelesaiKan KTI!!!!
keu - 8 July 2009 at 01:32
trim infonya, saya buat pengisian di pertemuan PKK di kampung nanti
Bunda - 14 July 2009 at 03:23
terima kkasih atas informasinya, ini sangat penting bagi remaja dan ibu rumah tangga.
ulfah - 26 July 2009 at 03:23
saya seorang mahasiswi kedokteran d jogja,
sekilas lalu membaca koment atau pertanyaan2 yang ada mengenai kesehatan reproduksi diatas,saya merasa prihatin, ternyata masih banyak juga masyarakat khususnya remaja yang belum mengetahui hal-hal yang seharusnya sudah mereka tahu, dan fikirannya masih terperangkap oleh stigma lama yang menyesatkan..
saya jadi terdorong untuk melakukan promosikesehatan reproduksi ke sekolah2 nih..
ucha - 27 July 2009 at 12:04
buat kasih pembinaan kelompok remaja ok tuh
wahyu - 27 August 2009 at 14:06
ts yth
artikelnya kukopipaste yaa…ntar kucantumin sumbernya deh…daripada aku puyeng cari bahan buat presentasi besok mending meringkas ini aja..thanks berat ya
mama ridho - 31 August 2009 at 10:04
wah mantap nh artikelny..
Saya kopi y bwt bahan penyuluhan.
makasih buanyak…
adrie - 31 August 2009 at 13:02
timbulnya berbagai masalah kesehatan yang melanda negeri ini tak lepas dan tak bukan akibat dari individu tersebut yang melanggar norma-norma agama atau tidak adanya pengontrol dari masyarakat atau negara, semestinya pemerintah mamapu mengconunter masyrakatnya misalnya salah satunya adalah tayangan televisi yang nauzubilllah….. yang selalu mengundang hawa nafsu, televisi atau media lainnya bukan mendidik tapi sudah dijadikan ajang bisnis seakan-akan pemerintah cuek akan hal ini, inilah salah satunya timbulnya pergaulan bebas, caranya kembali pada aturan ALLAH dijamin bakalan tentram.
desi noviyanti - 26 September 2009 at 01:17
asslm… pak dokter ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan ke bapak: apakah solusi denga adanya program kesehatan reproduksi remaja, yang bapak programkan karena semua yang bapak sampaikan diatas bukanlah solusi hanya sekedar menyampaikan karena pergaulan bebas tetap saja marak di kalangan remaja baik, remaja, maupun yang tua. untuk itu pak saran saya ada perubahan yang mendasar jangan bersifat oarsial atau setengah-setengah. kemabali kepada syariah ALLAh yang telah terbukti keunggulanya bukan dengan demokrasi karena demokrasi alat penjajahan oleh pihak tertentu.
desi noviyanti - 10 October 2009 at 02:10
thank’s Wat artikelnya,,,,
khainurriza bachtiar - 14 October 2009 at 03:33
Mantep tuch artikel……………….
but d lengkapin lagi dunk……….
Alnya i lagi perlu bahan buat persentasi……….
agustinus - 20 October 2009 at 23:27
artikelya bagus.cocok buat kaum cewek
mira - 21 October 2009 at 12:54
TS, Yth. Artikelnya bagus sekali dan bisa dijadikan bahan penyuluhan di Puskesmas,boleh dong di copy paste krn kami dipuskesmas sangat membutuhkan referensi penyuluhan seperti ini. Saya akan menjadikan artikel ini sbg referensi.
dr.Zulhendra Das'at - 7 November 2009 at 02:00