Uji Kompetensi Dokter Indonesia

idi_logo1.gifIdionline.org.

Sebagaimana diamanatkan oleh UU No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, setiap dokter harus melampirkan sertifikat kompetensi sebagai salah satu syarat untuk mengurus registrasi di Konsil Kedokteran Indonesia (KKI).

Pendahuluan

Sebagaimana diamanatkan oleh UU No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, setiap dokter harus melampirkan sertifikat kompetensi sebagai salah satu syarat untuk mengurus registrasi di Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). Kewajiban itu juga harus dipenuhi oleh dokter yang baru lulus dari FK/PSPD yang juga harus melakukan registrasi di KKI. Sertifikat kompetensi diperoleh melalui uji kompetensi yang diatur oleh Kolegium Ilmu masing-masing. Memahami situasi dan kondisi masa peralihan sebelum pemberlakuan program internship, diperlukan program uji kompetensi pada masa transisi yang tidak memberatkan peserta uji sekaligus tidak menyalahi syarat uji kompetensi yang telah digariskan. Uji kompetensi dapat dilakukan melalui berbagai cara diantaranya ujian tulis, portfolio, OSCE yang memerlukan persiapan khusus untuk melaksanakannya.

Menyadari hal itu, maka Komite Bersama menyepakati bentuk uji kompetensi dalam rangka sertifikasi dokter lulusan baru FK/PSPD sebelum program internship dilakukan melalui ujian tulis. Walaupun bentuk itu belum sempurna dan ideal untuk disebut uji kompetensi, namun dapat diterima sebagai upaya menjembatani tuntutan undang-undang dan kesiapan semua pengandil (stake holder) Tujuan Tujuan Uji Kompetensi Dokter Indonesia adalah untuk memberikan informasi berkenaan kompetensi pengetahuan, ketrampilan, dan sikap dari para lulusan dokter umum secara komprehensif kepada pemegang kewenangan dalam pemberian sertifikat kompetensi sebagai bagian dari persyaratan registrasi, untuk kemudian seorang dokter dapat mengurus pengajuan surat ijin praktek dokter atau “medical license” Standar Kelulusan Mengingat Uji kompetensi ini sangat menentukan bagi karier seorang dokter dan akan dijadikan acuan kompetensi secara nasional, maka proses penentuan standar kelulusan harus dilakukan dengan melibatkan komponen yang dapat mewakili pemegang kebijakan seperti para pendidik dari fakultas kedokteran, dokter yang melakukan praktik, organisasi profesi, depkes atau unsur pemerintah dan masyarakat. Metode yang dipakai adalah PAP atau criterion reference dengan menggunakan panel expert judge. Seseorang dapat mendaftarkan dirinya untuk menjadi panel expert judge , namun kemudian dipilih oleh badan pelaksana dengan kriteria merupakan ahli di bidang kedokteran dan menguasai teknik standard setting dengan memperhatikan keterwakilan stakeholder. Untuk memberikan keseimbangan antara standar kompetensi yang bersifat mutlak dan pertimbangan proporsi kelulusan uji kompetensi maka metode yang akan digunakan adalah Hofstee Method. Materi ujian Sesuai dengan tujuan dari Uji Kompetensi ini.

Maka materi yang diujikan harus sesuai dengan kompetensi atau standard profesi yang dibutuhkan oleh dokter Indonesia dengan tetap memperhatikan aspek – aspek lain sehingga dapat menjamin sifat komprehensifnya. Berkenaan tujuan dari ujian ini adalah untuk mengetahui atau menguji kompetensi seorang dokter, maka ujian akan menitikberatkan pada prinsip-prinsip ilmu kedokteran dasar dan klinik yang sangat penting di dalam praktek klinik di masyarakat maupun di dalam pendidikan kedokteran tahap pascasarjana, dengan mengutamakan penguasaan prinsip – prinsip dasar mekanisme timbulnya penyakit, “Clinical Reasoning”, serta “Critical Thinking” dalam kerangka pemecahan masalah / Problem solving. Keseluruhan soal yang dikembangkan harus bersifat terintegrasi dan menguji secara utuh kompetensi yang dibutuhkan seorang dokter dalam menghadapi berbagai permasalahan kesehatan dan klinis yang akan dihadapinya. Secara lebih rinci komposisi materi ujian disusun berdasarkan berbagai tinjauan yang akan menjamin sifat komprehensif dari ujian. Jenis atau tipe soal ujian Jenis atau tipe soal ujian adalah berupa soal pilihan berganda dengan lima pilihan jawaban soal. Soal terdiri ”stem” soal yang berbentuk skenario (”vignette”), pertanyaan, dan lima pilihan jawaban dengan satu jawaban benar. Jumlah soal-soal ujian seluruhnya adalah 200 soal.

Garis besar kompetensi materi ujian

1. Tinjauan 1
a. Ketrampilan dasar klinis (10 – 20%)
b. Aplikasi biomedis, behavior, clinical, & epidemiologi pada kedokteran keluarga (40 – 60%)
c. Komunikasi efektif (10 – 20%)
d. Manajemen masalah kesehatan primer (10– 20%)
e. Penelusuran, kritisi, dan manajemen informasi (2 – 5%)
f. Profesionalisme, moral, dan etika praktik kedokteran (5 – 10%) g. Kesadaran, pemeliharaan, dan pengembangan personal (5 – 10%)

2. Tinjauan 2
a. Kognitif (20 – 40%)
b. Procedural knowledge (20 – 40%)
c. Konatif (20 – 40%)

3. Tinjauan 3
a. Recall (5 – 10%)
b. Reasoning (90 – 95%)

4. Tinjauan 4 :
Proses normal dan patologi

a. Pertumbuhan, perkembangan, dan degenerasi (15 – 25%)
b. Kelainan genetik dan kongenital (15 – 25%)
c. Penyakit Infeksi dan Imunologi (15 – 25%)
d. Penyakit neoplasma (15 – 25%)
e. Penyakit akibat trauma atau kecelakaan (15 – 25%) 5. Tinjauan

5. Tinjauan 5:
Organ dan Sistem

a. Saraf dan perilaku (Neurobehaviour) (5 – 15%)
b. Kepala dan leher (Head and Neck) (5 – 15%)
c. Endokrin dan Metabolisme (Endocrine and Metabolism) (5 – 15%)
d. Saluran cerna, hepatobilier, dan pankreas (Gastrointestinal, hepatobilier and pancreas)
(5 – 15%)
e. Saluran pernafasan (Respiratory) (5 – 15%) f. Ginjal dan saluran kemih (Urogenital)
(5 – 15%)
g. Jantung, pembuluh darah dan sistem limfatik (Cardiovascular and limfatik) (5 – 15%)
h. Darah dan sistem kekebalan tubuh (Hematoimmunology) (5 – 15%)
i. Kulit, otot, tulang dan jaringan lunak (Dermatomusculoskeletal) (5 – 15%)
j. Reproduksi (Reproductive) (5 – 15%)

6. Tinjauan 6
a. Promosi kesehatan dan pencegahan penyakit (20-30%)
b. Penapisan/Diagnosis (20-30%)
c. Manajemen/Terapi (20-30%)
d. Rehabilitasi (10-20%)

7. Tinjauan 7
a. Individu (20 – 40%)
b. Keluarga (20 – 40%)
c. Msyarakat (20 – 40%)

Contoh soal

Seorang perempuan berusia 32 tahun yang menderita diabetes mellitus tipe 1 mengalami gagal ginjal progresif dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Dialisis belum dilakukan pada pasien ini. Pemeriksaan fisik tidak menunjukkan tanda-tanda abnormalitas. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar hemoglobin = 9 g/dl, hematokrit = 28 %, dan MCV 94 mm3. Apus darah tepi menunjukkan sel-sel eritrosit normositer dan normokromik.

Manakah jawaban di bawah ini yang paling mungkin sebagai penyebab kondisi pasien tersebut?

A. Perdarahan akut
B. Leukemia limfositik kronik
C. Anemia Sideroblast
D. Defisiensi erythropoietin
E. Defisiensi enzim eritrosit

Pelaksanaan Uji Coba dan Ujian Peserta

Dokter baru, yaitu seluruh lulusan fakultas kedokteran sesudah tanggal 29 April 2007

Terdapat 3 klasifikasi peserta yaitu:

Peserta Uji Coba (Try Out)

Adalah mahasiswa yang telah menjalani seluruh kepaniteraan dan mahasiswa yang diperkirakan lulus dokter dan mengikuti uji kompetensi pada bulan Oktober 2007

Peserta Ujian
Adalah peserta yang memenuhi persyaratan sebagai berikut
• Memiliki ijazah dokter/tanda lulus dari fakultas kedokteran atau Program Studi Pendidikan
Dokter (PSPD)
• Sudah menjalani angkat sumpah dokter yang dibuktikan dengan sertifikat angkat sumpah
• Mendaftarkan diri ke panitia pelaksana program sertifikasi dokter
• Membayar biaya ujian sesuai ketentuan yang berlaku

Peserta Ujian Ulang

Adalah peserta yang gagal di ujian pertama dan mendaftar kembali untuk mengikuti ujian ulang pertama. Peserta harus menyertakan nomor ujian yang telah dimiliki ketika mendaftar ulang o Mengulang dengan modul: adalah peserta ujian yang gagal pada 2 kali ujian dan mendaftar kembali untuk mengikuti ujian modul

Waktu
Uji Coba : Tgl 19 September 2007 Jam 08.00-12.00 WIB
Ujian : Tgl 31 Oktober 2007 Jam 08.00-12.00 WIB

Prosedur Pendaftaran Uji Coba
1. Kandidat/peserta dapat mendaftar melalui:
a. Fakultas Kedokteran/Program Studi Pendidikan Dokter di seluruh Indonesia
b. Sekretariat KBUKDI: Jl. Samratulangi No. 29 Jakarta 10350, Telp 021-3908435,
3922923 fax: 021-3908435, email: komitebersama@yahoo.com

2. Membayar biaya Uji Coba Rp. 250.000 yang disetorkan ke rekening KBUKDI di Bank
BNI cabang UI Depok dengan nomor rekening 0120595477 atas nama Sugito
Wonodirekso, Dr

Prosedur Pendaftaran Ujian

1. Kandidat/peserta dapat mendaftar melalui:
a. Fakultas Kedokteran/Program Studi Pendidikan Dokter di seluruh Indonesia
b. Sekretariat KBUKDI: Jl. Samratulangi No. 29 Jakarta 10350, Telp/fax 021-3908435,
email: komitebersama@yahoo.com

2. Membayar biaya sertifikasi dan registrasi dengan rincian:
a. Rp. 300.000 untuk biaya sertifikasi per kali ujian yang disetorkan ke rekening KBUKDI
di Bank BNI cabang UI Depok dengan nomor rekening 0120595477 atas nama Sugito
Wonodirekso, Dr
b. Rp. 250.000 untuk biaya pengurusan STR yang disetorkan ke rekening Konsil
Kedokteran Indonesia di Bank BNI cabang Melawai Raya, Kebayoran Baru, Jakarta
Selatan, no rekening 93.20.5556 atas nama Konsil Kedokteran Indonesia
c. Peserta mengambil borang pendaftaran di FK/PSPD terdekat atau sekretariat
KBUKDI, dengan menunjukkan bukti pembayaran biaya pendaftaran ujian dan
pengurusan STR.
d. Formulir yang telah diisi dan kelengkapan dokumen lainnya dimasukkan ke dalam
amplop coklat ukuran A4 dan diserahkan ke panitia pendaftaran di FK/PSPD terdekat
atau sekretariat KBUKDI

Tempat DAFTAR LOKASI UJIAN DAN FK PESERTA

1. FK. Unsyiah : FK Unsyiah, FK Univ. Abulyatama
2. FK USU : FK USU, FK UISU, FK UMI
3. FK Unand : FK Unand, FK. Unbrah, FK Unri
4. FK Unsri : FK Unsri, FK Unja, FK Univ. Malahayati, FK Unlam
5. FK UKI : FK UKI, FK Untar, FK UPN
6. FK UI : FK UI, FK. Atmajaya, FK Yarsi, FK UMJ, FK UIN
7. FK Trisakti : FK Trisakti, FK UPH, FK Ukrida
8. FK Unud : FK Unud, FK Unram, FK UAA
9. FK UKM : FK Unpad, FK UKM, FK Unjani, FK Unisba
10. FK Undip : FK Undip, FK Unissula, FK Unsoed
11. FK UGM : FK UGM, FK UMY, FK UII, FK UNS, FK UMS
12. FK Unair : FK Unair, FK UWK, FK Hang Tuah
13. FK Unibraw : FK Unibraw, FK UMM, FK UIM, FK Unej
14. FK Unlam : FK Unlam, FK Unmul
15. FK Unhas : FK Unhas, FK UMI
16. FK Unsrat : FK Unsrat
17. FK Untan : FK Untan
18. FK Uncen : FK Uncen

Catatan: Untuk efisiensi biaya penyelenggaraan ujian, jika peserta di satu lokasi ujian sangat sedikit, ≤ 10, akan dipertimbangkan untuk digabung ke lokasi lain. Penggabungan ini akan diberitahukan secara langsung kepada setiap peserta.

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

55 thoughts on “Uji Kompetensi Dokter Indonesia

  1. mau nanya dong, kalo kita dah ikut uji kompetensi dan lulus, itu ada masa berlakunya ga?
    saya lulus dokter tahun ini, tapi saya ikut uji kompetensi nya baru 2 atau 3 tahun lagi? bisa tdk? saya tidak masalah tidak dapet STR. terima kasih sebelumnya

  2. sdri dina yth,

    terus terang saya kurang paham tentang sistem uji kompetensi saat ini. setahu saya, seorang fresh graduated belum bisa buka praktek sendiri selama belum mengantongi str. namun, saya kira masih bisa dimungkinkan praktek dengan didampingi seorang dokter penanggung jawab. kalau tidak salah, masa berlaku str itu 5 tahun. mungkin begitu yang saya bisa bantu. terimakasih kunjungan anda ke tempat praktek saya.

  3. TS Yth,

    1.kalau gagal ujian kompetensi, mekanisme selanjutnya bgmn?
    2.apakah ada str sementara?
    3. saya kerja diklinik sosial,apakah harus punya str?

  4. nurallam yth,

    1. mungkin ada sejawat yang lebih tahu?
    2. setahu saya str sementara seperti sip sementara dahulu) tidak ada.
    3. semua dokter yang telah lulus harus mempunyai str, sip untuk dapat berpraktek secara legal.

    semoga bermanfaat

  5. sdri husnul yth,

    mungkin yang lebih tahu adalah sejawat yang baru saja lulus dokter dan sudah mengikuti uji kompetensi. kalau saya yang lulusan tahun 2004 belum pernah mengikuti. mungkin sejawat dokter baru bisa membantu?

  6. saya sebenernya bingung mau nya pemerintah itu apa ?
    pernah saya mengikuti wawancara menkes di TVRI katanya dokter di indonesia masih sangat kurang, tapi kenapa bagi temen2 yang sudah lulus masih dipersulit dengan uji kompetensi untuk mendapatkan STR dan SIP. padahal untuk PERAWAT sekarang boleh buka praktek dan SIP-nya di urus cuma 1 hari jadi. memang itu penting untuk menjaga kualitas pendidikan.
    gimana donk IDI ?
    klo seandainya sudah beberapa kali ikut uji kompetensi tapi lantaran karena sesuatu hal dia nda lulus apakah mereka tidak di kasih STR selamanya ?
    perlu dipertimbangkan itu………

  7. vertekz yth,

    kita berbaik sangka saja dengan bu menkes. tujuan str dan sip khan juga untuk memberikan rasa aman kepada profesi kita. tentu kita dan masyarakat awam juga takut bila dokter yang dikunjunginya ternyata belum mempunyai kompetensi dalam menangani pasien. yang patut dibingungkan adalah mengapa perawat saja sudah banyak yang berpraktek seolah-olah sebagai dokter dan itu dibebaskan, yang sebenarnya perawat tidak mempunyai kewenangan (kompetensi) untuk melakukan terapi kedokteran. itu yang harus dipertanyakan.

  8. daftar uji kompetensi bisa nggak kalo belom dokter, ujiannya baru dokter, soalnya banyak S.ked yang tinggal; nunggu 1 siklus atau pengumuman lulus.

  9. yoga yth,

    silahkan simak dulu :

    Pelaksanaan Uji Coba dan Ujian Peserta

    Dokter baru, yaitu seluruh lulusan fakultas kedokteran sesudah tanggal 29 April 2007

    Terdapat 3 klasifikasi peserta yaitu:

    Peserta Uji Coba (Try Out)

    Adalah mahasiswa yang telah menjalani seluruh kepaniteraan dan mahasiswa yang diperkirakan lulus dokter dan mengikuti uji kompetensi pada bulan Oktober 2007

    Peserta Ujian
    Adalah peserta yang memenuhi persyaratan sebagai berikut
    • Memiliki ijazah dokter/tanda lulus dari fakultas kedokteran atau Program Studi Pendidikan
    Dokter (PSPD)
    • Sudah menjalani angkat sumpah dokter yang dibuktikan dengan sertifikat angkat sumpah
    • Mendaftarkan diri ke panitia pelaksana program sertifikasi dokter
    • Membayar biaya ujian sesuai ketentuan yang berlaku

    jadi, bisa anda simpulkan sendiri lah….

  10. drhandri yth,
    dari dulu kita dah berbaik sangka tapi kenyataannya dilapangan memang sungguh mempersulit bagi lulusan yang baru. Ujian kompetensi kan nggak tiap bulan ada, apa mereka harus menunggu beberapa bulan lagi untuk bisa ikut ujian kompetensi ?
    selama menunggu kita nggak bisa buka praktek, seakan dianak tirikan….
    sedangkan perawat mereka bebas buka praktek yang nota bene belum tentu punya kompetensi di bidangnya…
    makanya tolong donk bagi sejawat yang punya jabatan di atas perjuangkan nasib sejawat yang di bawah. Jangan cuma bisa bikin kebijakan tapi nda perhatikan nasib bawahan.

  11. ada soal2 and try out kompetensi?posting donk.kalau boleh soal2 dari mulai kompetensi yang pertama kali dilaksanakan sampai yang bulan mei kemarin ya.thanks

  12. tolong donk…….. kalo dapat informasi kelulusan kompetensi kedokteran indonesia yang ujian bulan 17 mei 2008 di kirim ke e mai saya ya ?????????
    atau website nya juga boleh

    maksih

  13. saya dah ikut ujian kompetensi bulan mei lalu lokasi makassar, dan sekarang hasilnya dah keluar. tapi masalahnya adalah, saya skrg berada diluar kota yang cukup jauh dari mks, sedangkan hasil ujian harus diambil sendiri,krn ada dlm amplop tertutup. kalaupun diwakilkan pake surat kuasa dan fotkop ktp. pertanyaan saya, bisakah hasil ujian disampaikan via email saja? bukankah itu lebih efektif dan bisa menekan biaya baik dari pihak peserta maupun pelaksana?

  14. bwt dokter yg lulus sblm tgl 29 april 2007 hrusny boleh mengurus str tanpa sertifikat kompetensi,cuman d ksh btas wkt smp tgl 29 april 2007 aja,stlhnya smp tgl 31 januari 2008, sert.kompetensinya di berikan oleh kolegium tanpa plu ikt test uji kompetensi. Namun,krn skrg sdh lwt dr tgl 31 januari 2008, untk dpt sert. Kompetensi bagi dokter yg sdh lulus sblm tgl 29 april 2007, nampaknya akan diberikan semcm modul sertifikasi kompetensi dokter layanan primer yg hrus diisi oleh dokter dan di kembalikan lg.

  15. Asslam.
    Salam kenal buat TS dan calon TS semua. Saya lulusan FK.UISU Medan, Juli 2008. Mengingat dan menimbang hasil-hasil kompetensi sebelumnya, timbul satu pertanyaan pokok buat saya, dan mungkin juga buat TS semua. Bagaimana sebenarnya tatacara dalam menjawab soal-soal kompetensi itu? Apakah sesuai ilmu yang kita dapat atau hanya sebatas kompetensi kita sesuai aturan dari KKI, baik itu kompetensi kita sebagai dokter umum maupun kompetensi kita sebagai dokter spesialis di masing-masing bagian.
    Mohon penjelasan TS, terimakasih.
    Wsslam.

  16. yang pasti, materi ujian sesuai dengan kompetensinya. kalo dokter umum ya materi nya untuk dokter umum, nggak mungkin dokter umum dikasih soal untuk dokter spesialis…

  17. Menurut saya.. Apakah tidak sebaiknya di uji kompetensi dulu baru para fresh graduated di wisuda dan diberikan ijazahnya??? karena kalo kita sudah mendapat ijazah dan disumpah!! otomatis kita sudah menjadi dokter!!! dan boleh bekerja dimana saja!!! Jangan di bedakan donk lulusan dokter dengan y lainnya!!! memangnya bayaran y diterima dokter gede apa??? sama kayak supir angkot!!! tamatan SD!!! Kompetensi itu BAGUS!!! Membuat dokter y berkualitas!!! tapi maukah saudara semua punya kualitas setinggi langit tapi dibayar serendah jurang????!!! Terimakasih!!!!

  18. ya untuk masukan saja sebenarnya soal soal uji kompetensi bnyk yang agak rancu contohnya saja untuk terapi IMA( infak myocard acute ), jelas algoritma yang ditulis di buku pelatihan ACLS, tertulis utk yg STEMI diberikan MONA yaitu Morphin.Oxygen,nitrat,dan aspirin + streptokinase…utk yg non stemi sama terapinya kecuali pemberian streptokinase tidak diberikan tetapi yang diberikan Heparin,kenyataannya di dlm soal ukdi gak jelas terapinya….ada lg soal yg menyatakan pasien dengan di ICCU dengan VT (ventrikel takikardi),di dalam soal jg tidak jelas VT dengan apa,sesungguhnya jika yang membuat soal mengerti VT itu ada 3 macam dan terapinya berbeda,yaitu VT pulseles,VT dengan symptoms dan non symptoms…symptomsnya ada 4 antara lain 1.hipotensi,2.out going chest pain atau penderita IMA,3.dyspneu atau penderita ALO (acute lung Oedem) atau CHF 4.penurunan kesadaran…dan masukan lg yang terakhir konyolnya 200 soal dlm 200 mnt,pdhl soalnya aja panjang2, dan blm lg dipotong absen tanda tangan, dipotong lg pengumuman koreksi dr panitia…saya mengerti para komite bersama menginginkan kita untuk mampu berfikir cepat…tp tlng diingat itu untuk kasus yang urgensi!!!! tidak semua kasus di ujian itu urgensi…walaupun bnyk yang lulus setau saya kebyakan dr mereka cuma asal jawab saja or keberuntungan…kl memang maksud diselenggarakannya UKDI utk mencetak dokter yang handal tlng dikoreksi lg…saya percaya kl soal ukdi diberikan kepada dokter yang senior blum tentu mereka bs menyelesaikannya…kl tidak percaya test saja…kita tunggu pembuktiannya…semoga masukannya bermanfaat…kl ada yg tersinggung dengan tulisan saya, saya mohon maaf, tidak bermakud untuk menghakimi, menyakiti atau mencari pembelaan diri…itu semata2 untuk kebaikan kita bersama sebagai penanggung jawab di bidang kesehatan…1 pesawat boing 737 jatuh beritanya bs sampai berminggu2 bahkan sampai bulan,padahal tiap 2 menit ada kematian ibu…dan masalah2 kesehatan yang lain tp tidak ada yg teriak2 atau di blow up adanya yg diblow up adalah mal praktek…yang memang dunia kesehatan sekarang di indonesia agak ruwet tidak seperti dokter zaman dahulu…ya untuk dokter2 baru berdoa saja semoga kita bs sukses bersama dalam menghadapi ujian2 yang menghadang di dpn kita…amin

  19. ASS.Dr mau nanya ni…imah kan skrg lg kul d FK UISU dah smstr 5,klu kt ni dah brulg2 ujian kompetensi tp g’ lls2,smpk brp kl sih ksmptn yg d kasi…..

  20. pak dokter saya numpang corat-coret niy di situsnya… ujian kompetensi dilakukan untuk memperoleh STR. yang kemudian STR ini nanti akan digunakan untuk pengurusan SIP. umur dari STR sendiri hanya 5 tahun, jadi setiap 5 tahun nanti akan diuji kembali untuk mendapatkan STR (saran saya 6bulan sebelum STR habis sudah mulai mengurus untuk pembuatan STR baru, yah setidaknya ikut ujian try out, dari pengalaman saya kadang soal try out juga keluar di ujian kompetensi). Dalam 1 tahun dilaksanakan 3-4 kali ujian kompetensi. Seorang dokter diberi kesempatan 2 kali ujian kompetensi, apabila 2 kali tidak lulus maka dokter akan mendapatkan modul berupa soal essay, dan beberapa journal/link journal. setelah dibahas soal ditandatangani oleh perwakilan (biasanya ada pada tiap fakultas kedokteran) baru jawaban serta soal ini dikirim ke KBUKDI.

  21. setelah kita mengikuti ujian kompetensi ini perbanyaklah doa, kurang lebih 1,5 bulan surat bukti kelulusan beserta skor kita akan dikirim ke institusi tempat kita ikut ujian kompetensi. Apabila kita dinyatakan lulus, maka berkas-berkas yang kita kirimkan ke KBUKDI akan diteruskan ke kolegium. dikolegium ini nanti nama dokter akan didata sebagai dokter keluarga dan medapatkan sertifikat berwarna hijau muda. kemudian berkas kita akan diteruskan lagi ke konsil kedokteran indonesia (KKI). nah di KKI inilah STR kita dibuat.

  22. setelah kita mengikuti ujian kompetensi ini perbanyaklah doa, kurang lebih 1,5 bulan surat bukti kelulusan beserta skor kita akan dikirim ke institusi tempat kita ikut ujian kompetensi. Apabila kita dinyatakan lulus, maka berkas-berkas yang kita kirimkan ke KBUKDI akan diteruskan ke kolegium. dikolegium ini nanti nama dokter akan didata sebagai dokter keluarga dan medapatkan sertifikat berwarna hijau muda. kemudian berkas kita akan diteruskan lagi ke konsil kedokteran indonesia (KKI). nah di KKI inilah STR kita dibuat.
    Proses pembuatan STR ini cukup memakan waktu, jadi biasanya dokter akan menerima surat bukti/tanda terima pengurusan STR. surat ini sudah bisa digunakan untuk mengurus SIP. +- total waktu pengurusan 2-3 bulanan ampe STR jadi. mengingat lamanya proses pembuatan STR ini, maka saya sarankan kalau mau memperpanjang STR alangkah baiknya 6bulan atau 1 tahun sebelumnya udah siap-siap, kecuali kalo emang pede bakal pasti lulus yah ngga masalah. untuk ulasan tambahan bisa anda lihat di situs kami http://www.imedizine.com

  23. banyak pendapat yang mengatakan resi / surat tanda terima STR dapat digunakan untuk pembuatan SIP, tapi kok kenyataannya berbeda yah ? , untuk dapat membuat SIP diperlukan recomendasi organisasi profesi spt IDI. Nah di idi sendiri tidak dapat mengeluarkan surat recomendasi profesi jika no str tidak ada, nah loh jadi dinkes bisa keluarkan SIP dengan resi STR tapi IDI gak bisa keluarkan surat recomendasi dengan resi STR, wekekeke aneh tapi nyata.

  24. he lucu ya..untuk bisa di sumpah aja kita udah jungkir balik , di maki – maki ,bahkan tukang sapu RS aja boleh marahin waktu koass dulu….gw inget dulu gw di suruh buka spatu sepanjang jalan kenangan ama tkang sapu..mana gw pake jas putih…dan skarang dah lulus..eeehh tetep ga dipercaya..mesti di uji lg..dan kalo ga lulus .. ga bisa jadi dokter…kalaupun dah jadi mesti siap – siap dan jgn ampe malpraktek coz bisa dipenjara tapi kalo perawat salah..ga ada yng ngurusin…semua orang siap sedia menerkam kita para dokter..dari pengacara..wartawan yang ga tau masalahnya apa..dan hasilnya masyarakat sendiri yang berhasil di racunin… ga adil bgt..bener – bener ga adil..tapi teman2 sejawat ku yang tersayang…ada kata – kata yang paling menyakitkan dari itu semua…dan itu keluar dari mulut seorang prof..guru kita semua..dia bilang…”SALAH SENDIRI, KENAPA MAU JADI DOKTER..KALO KEBERATAN YA KELUAR AJA..HE..HE..HE..” bagus bgt kata katanya…dan itu menjawab semua pertanyaan dan keanehan ini..thanks

  25. profesi kita adalah profesi satu-satunya didunia yang paling diakui dan dimuliakan oleh masyarakat. maka dari itu banyak kalangan profesi lain yang iri.

  26. aku setuju sama pendapat teman2 yang bilang kita di anak tiri kan….kalau dokter di kompetensi..memang seharusnya bidan perawat juga harus di kompetensi.
    dan seharusnya ada aturan untuk gak bikin praktek bagi perawat…setidaknya tidak semudah itu….buat yang mau menyonsong kompetensi 2009 aku doain semoga lancar2 aja.

  27. Buat Adik Adik yang mau persiapan ujian kompetensi, silahkan download kumpulan contoh soalnya di web site kami w3.belajar-aesthetic-dermatologydotcom.

  28. Aww..
    saya mau nanya kemarin tgl 28 feb saya ujian kopetensi d unpad tp saya berasal dr uisu(medan) sampai saat ini saya blm tw hasil ujian saya..wkt pengumuman saya telp pihak ukdi jkt mereka blg hasilnya berada d kampus,,sedangkan teman saya nanya ke pihak kmpus tdk ada bbrp jam yg lalu saya telp k ukdi mereka blg hslnya d unpad..yg ingin saya tanyakan bisa tidak hasil ujian ukdi yg bln feb bisa d ketahui melalui email??karena saya sekarang sedang berada d luar negri jadi tidak memungkinkan bt balik ke bdg..kl ada web site ttg pengumuman tsb tlg ksh tw saya alamatnya..thx..

  29. saya masuk pada stambuk 2007

    mau tanya ne
    ketika saya sudah mendapat gelar dokter,apa saya wajib mengikuti kompetensi dokter?
    ada yang mengatakan TIDAK, karena sistem kurikulum 2007 menggunakan sistem KBK, apa itu betul??

    dan apa fungs pengumpulan jumlah SKP dalam mengikuti seminar-seminar??

  30. Ya allah berat bgt jalani ujian kompetensi ini..smp kpn saya hrs melaluiny coz skrg tidak ada modul lg..saya mohon dg sgt,adakan modul lg buat nolong yg gak lulus 2x ini..cape bgt mikirin kompetensi yg entah smp kpn ini..kpd ibu mentri tlg lah kami,hiks..hiks.

  31. saya lulus th 95. januari 09 udah kirim berkas utk dapet sert.kompetensi layanan primer. sampai hari ini kok ndak pernah dikirimin modul ya. padahal udah habis tabungan utk ngurusnya. tlg ts,bantuin.gmn caranya.

  32. Dr Handri,

    Saya punya pertanyaan nich:-
    1. Sesudah mahasiswa fakultas kedokteran itu udah selesai dan sukses mendapatkan S.Ked (sekitar 3,5 tahun lamanya), sepengetahuan saya sarjana kedokteran itu dikasi oleh universitas.. Tetapi bagaimana pula Ijazah Profesi Dokter? dikasi oleh fakultas kedokteran universitas atau dari KKI / IDI sich? Dikit bingung prosedurnya Dr Handri.. Mohon diperjelaskan dikit ya.. Makasih..

    2. Ijazah Profesi Dokter itu dikeluarin oleh Fakultas Kedokteran Universitas atau KKI atau IDI sich Dr Handri?

    3. Sebelum seseorang mahasiswa lulusan S.Ked itu melanjuti program Studi Profesi Dokter itu, apa sich prosedur nya? Bisa dijelasin secara detil gak.. Mohon dibantuin ya Dr Handri..

    Itu aja kok untuk saat ini.. Mohon diperjelaskan secepatnya ya…

    Trims.

  33. Dari Forum persatuan dokter NKRI yang benar dan sudah disepakati adalah:

    Dari Forum diskusi para dokter kini telah terbit Forum terbaru….mungkin dalam 3minggu ini akan kita bentuk: FORUM MUSYAWARAH DOKTER INDONESIA (FMDI):
    1. Majelis Permusyawaratan Dokter Indonesia (MPDI)
    Lembaga ini merupakan lembaga tertinggi di Bidang Kesehatan
    2 .Dewan permusyawaratan Dokter Indonesia (DPDI)
    Lembaga ini merupakan tempat hasil rapat seluruh departemen kesehatan ataupun organisasi2 seperti: KONSULAT KEDOKTERAN INDONESIA (KKI), KONSULAT
    KEBIDANAN INDONESIA (KOKEBI), KONSULAT KEPERAWATAN INDONESIA (KOKEPI)

    #### KHUSUS UNTUK DOKTER ####
    #>>UJIAN UKDI BOLEH2 AJA TETAPI SISTEMNYA ITU YANG HARUS DIUBAH,,,DARI KEPUTUSAN FMDI CARA MENGATASINYA ADALAH:

    Pendidikan dokter; 3,5thn selanjutNya Co’As: 2thn kemudian kerjakan diRumah Sakit selama: 1Thn ( kalau bisa digajih minimal 1,4Jutaan ) Hal ini diharapkan Peran Kerja MENKES DAN MENDIKBUD / MENDIKNAS

    Setelah program diatas dilakukan barulah program KKI:
    …1. Ujilah kompetensi calon dokter sebelum sumpah dokter.
    2. Ujian kompetensi tersebut jangan dikenakan biaya (Kalau bisa).
    3. Diadakan Pelatihan2 Bagi para dokter yang telah disumpah (Sudah Bekerja)/
    Serta Mengembangkan Ilmu pengetahuan serta informasi yang terbaru (Ini Penting karena pemilik STR lebih pintar/cerdik yangtidak memiliki STR
    4. Jangan ada dusta diantara para teman sejawat. ( ini sangat penting) Bagi dokter yang tidak laku dimasyarakat walaupun memiliki STR dari KKI (dokter yang sudah disumpah tetapi tidak memiliki STR diperbolehkan membuka praktek dengan catatan: tidak bermasalah dengan masyarakat, disukai masyarakat, Giat bekerja ( Ala bisa karena terbiasa) apalagi + Banyak pasien yang antri dengan dokter tersebut (Orang seperti ini berhak mendapat kelanjutan pendidikannya dengan gratis.

    Untuk dokter:
    1. Bagi yang memiliki sumpah dokter sudah berhak mendapat gelar dokter ( Hal ini Sangat Penting karena Sumpah Sangat Sakral ) / dapat bekerja / diperbolehkan berpraktek ( IZIN didapat dari pejabat yang berwenang didaerahnya).
    2. dokter diberikan sumpah setelah mendapat Resi dari KKI (KKI mengirimkan Surat kelayakan dokter untuk disumpah di instansi Fakultas masing2.
    3. KBUKDI memberitahukan kelulusan dokter kepada KKI…..

    …Sumpah dokter Harus ada tanda bukti tertulis dari DEPARTEMEN AGAMA (Mentri Agama diharapkan perananya) Sesuai dengan DASAR NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA ( PANCASILA ).

    NB: program pendidikan dokter diharapkan ada kerja sama antara MENKES Dengan MENDIKBUD ( Karena mereka telah diberi wewenang khusus dari Presiden yang diberikan Sumpah yang sangat SAKRAL Menurut Agamanya…

  34. Dari Forum persatuan dokter NKRI yang benar dan sudah disepakati adalah:

    Dari Forum diskusi para dokter kini telah terbit Forum terbaru….mungkin dalam 3minggu ini akan kita bentuk: FORUM MUSYAWARAH DOKTER INDONESIA (FMDI):
    1. Majelis Permusyawaratan Dokter Indonesia (MPDI)
    Lembaga ini merupakan lembaga tertinggi di Bidang Kesehatan
    2 .Dewan permusyawaratan Dokter Indonesia (DPDI)
    Lembaga ini merupakan tempat hasil rapat seluruh departemen kesehatan ataupun organisasi2 seperti: KONSULAT KEDOKTERAN INDONESIA (KKI), KONSULAT
    KEBIDANAN INDONESIA (KOKEBI), KONSULAT KEPERAWATAN INDONESIA (KOKEPI)

    #### KHUSUS UNTUK DOKTER ####
    #>>UJIAN UKDI BOLEH2 AJA TETAPI SISTEMNYA ITU YANG HARUS DIUBAH,,,DARI KEPUTUSAN FMDI CARA MENGATASINYA ADALAH:

    Pendidikan dokter; 3,5thn selanjutNya Co’As: 2thn kemudian kerjakan diRumah Sakit selama: 1Thn ( kalau bisa digajih minimal 1,4Jutaan ) Hal ini diharapkan Peran Kerja MENKES DAN MENDIKBUD / MENDIKNAS

    Setelah program diatas dilakukan barulah program KKI:
    …1. Ujilah kompetensi calon dokter sebelum sumpah dokter.
    2. Ujian kompetensi tersebut jangan dikenakan biaya (Kalau bisa).
    3. Diadakan Pelatihan2 Bagi para dokter yang telah disumpah (Sudah Bekerja)/
    Serta Mengembangkan Ilmu pengetahuan serta informasi yang terbaru ( Ini Penting karena yang tidak mempunyai STR lebih pintar / cerdik dari yang memiliki STR
    4. Jangan ada dusta diantara para teman sejawat. ( ini sangat penting) Bagi dokter yang tidak laku dimasyarakat walaupun memiliki STR dari KKI (dokter yang sudah disumpah tetapi tidak memiliki STR diperbolehkan membuka praktek dengan catatan: tidak bermasalah dengan masyarakat, disukai masyarakat, Giat bekerja ( Ala bisa karena terbiasa) apalagi + Banyak pasien yang antri dengan dokter tersebut (Orang seperti ini berhak mendapat kelanjutan pendidikannya dengan gratis.

    ##Dihimbaukan Untuk dokter-dokter NKRI##
    1. Bagi yang memiliki sumpah dokter sudah berhak mendapat gelar dokter ( Hal ini Sangat Penting karena Sumpah Sangat Sakral ) / dapat bekerja / diperbolehkan berpraktek ( IZIN didapat dari pejabat yang berwenang didaerahnya).
    2. dokter diberikan sumpah setelah mendapat Resi dari KKI (KKI mengirimkan Surat kelayakan dokter untuk disumpah di instansi Fakultas masing2.
    3. KBUKDI memberitahukan kelulusan dokter kepada KKI…..

    …Sumpah dokter Harus ada tanda bukti tertulis dari DEPARTEMEN AGAMA (Mentri Agama diharapkan perananya) Sesuai dengan DASAR NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA ( PANCASILA ).

    NB: program pendidikan dokter diharapkan ada kerja sama antara MENKES Dengan MENDIKBUD / MENDIKNAS ( Karena mereka telah diberi wewenang khusus dari Presiden yang diberikan Sumpah yang sangat SAKRAL Menurut Agamanya…

  35. Kenapaya pemilik postingan ini gak mau mempublikasikan keinginan/dokter2 yang telah lelah dan padahal ide2 itu dari para dokter yang banyak pengalaman….

  36. Assalamu’alaikum….bapak / ibu, dan kakak-kakak, yang sudah lebih dulu jd dokter, doakan saya yang ingin menjadi dokter yang baik…..amin YRA
    tlg di doakan ya, terimakasih….
    salam IDI :D

  37. saya mau tanya nic,saya kan sudah daftar online dan sudah bayar pendaftaran ukdi tgl 24 oktober2012,kebetulan ini hari terakhir pendaftaran,tapi saya bingung kapan ya terakhir kali pengiriman berkasnya?sementara saya sudah yudisium,apa boleh tanggal 25 saya kirim?sementara kalau saya kirim sekarang,formulir A1 bs diprint apabila setelah 1hari pembayaran,sementara saya sudah daftar dan transfer uang,jadi bisa gk saya mengirim berkas pada tanggal 25?

  38. kalo mau masuk fakultas kedokteran kira” yang harus dipelajari apa yah? dan kisi-kisinya boleh diberi tau tidak kalo boleh tolong kirimkan ke email q.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s